PENGERTIAN PANCASILA SEBAGAI PARADIGMA REFORMASI, PARADIGMA KEHIDUPAN KAMPUS, DAN ANALISIS BUDAYA MEROKOK DI KALANGAN MAHASISWA (PRO)

Posted: November 26, 2014 in Uncategorized

1. Pengertian Pancasila

Pancasila adalah ideologi dasar bagi bangsa Negara Indonesia. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Sesuai namanya, pancasila memiliki sila-sila yang mencakup kehidupan bangsa Indonesia.

Sila-sila pancasila tersebut adalah sila pertama ketuhanan yang maha esa yang artinya bangsa Indonesia menyatakan kepercayaan dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan sesuai dengan agama yang dipercayai. Sila kedua yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab yang artinya rakyat Indonesia menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaaan dan keadilan. Sila ketiga yaitu persatuan Indonesia yang artinya atas dasar bhineka tunggal ika, persatuan dan kesatuan seta kepentingan dan keselamatan bangsa negara merupakan kepentingan bersama. Sila keempat yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan perwakilan yang artinya dalam melaksanakan musyawarah, kepercayaan diberikan kepada setiap wakil yang dipercaya, serta keputusan yang diambil harus dapat dipertanggung jawabkan agar semua pihak dapat menerima dan dapat melaksanakannya dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab dengan kata lain, kepentingan bersama yang harus diutamakan dari pada kepentingan pribadi. Sila kelima yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia yang artinya seluruh rakyat Indonesia memiliki hak yang sama satu sama lainnya. oleh karena itu, perlu dikembangkan sikap adil terhadap semsama untuk menjaga kesinambungan antara hak dan kewajiban serta menghormati hak-hak orang lain serta sikap dan perbuatannya harus mencerminkan rasa kekeluargaan.

2. Pengertian Paradigma

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, paradigm mempunyai arti kerangka berpikir atau model dalam teori ilmu pengetahuan. Dengan demikian dapat disimpulkan paradigm merupakan anggapan, jalan pikiran, atau sudut pandang yaitu bagaimana cara seseorang dalam melihat dan menanggapisuatu hal.

3. Pengertian Reformasi

Definisi reformasi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah perubahan secara drastis untuk perbaikan (bidang sosial, politik, atau agama) dalam suatu masyarakat atau negara. Jadi dapat dikatakan reformasi adalah menata kembali hal-hal yang menyimpang untuk dikembalikan pada bentuk semula sesuai dengan nilai-nilai ideal yang dicita- citakan rakyat.

4. Pancasila Sebagai Paradigma Reformasi

Pancasila merupakan pandangan hidup bangsa dan dasar negara Republik Indonesia oleh karena itu Pancasila merupakan acuan dasar dalam perubahan yang akan dilakukan. Gerakan reformasi itu sendiri dilakukan menuju keadaan yang lebih baik, perubahan yang dilakukan harus mengarah pada kehidupan rakyat yang lebih baik dalam segala aspek. Antara lain bidang ekonomi, sosial, budaya, kehidupan keagamaan serta politik.

Reformasi pada prinsipnya suatu perbaikan yang berlandaskan kepada dasar nilai-nilai ideal yang sebagaimana dicita-citakan rakyat. Dalam hal ini Pancasila sebagai ideology bangsa. Untuk itu reformasi dilaksanakan sesuai dengan Pancasila yang sebagaimana mestinya dicita-citakan oleh bangsa Indonesia. Jika reformasi tidak sejalan atau tidak sesuai dengan Pancasila maka gerakan reformasi tersebut tidak akan berjalan dengan baik karena tidak mempunyai landasan hukum dan tidak akan sesuai dengan cita-cita bangsa dan mungkin saja akan bertetangan dengan ideology bangsa ini. Maka rakyat Indonesia sebaiknya menjadikan Pancasila sebagai aspek utama dalam kehidupan bermasyarakat dan kehidupan bernegara. Oleh karena itu pengamalannya harus dimulai dari setiap warga Negara Indonesia dan dilakukan dalam berbagai hal termasuk dalam gerakan reformasi.

5. Paradigma Kehidupan Kampus

Kata Paradigma sangat erat kaitannya dengan cara berpikir seseorang yang dalam konteks ini cara berpikir mahasiswa tentang pancasila. Sedangkan kampus merupakan suatu tempat ataupun perantara mahasiswa menuntut sebagian ilmu dari yang diajarkan oleh dosennya. Dan juga sebagai sarana pembentukan jatidiri seseorang. Sebab, kampus sendiri dapat diibaratkan sebagai suatu Negara kecil yang dapat menjadi besar dan berkembang jika pola berpikir orang didalamnya baik. Dalam Kampus juga terdapat nilai-nilai politik, agama, ekonomi, hukum dll yang berhubungan dengan pembentukan karakter suatu Negara. Dan para mahasiswa juga menjadi cikal bakal pemimpin yang nantinya akan memimpin Negara ini dimasa depan. Pancasila merupakan dasar Negara RI yang sudah disusun oleh para pendiri bangsa dan diamanatkan kepada para penerusnya hingga sekarang agar menjadi tolak ukur pembentukan karakter suatu bangsa. Jadi sudah seharusnya para pemuda khususnya mahasiswa saat ini memahami dan dapat juga mengimplementasikan pancasila tersebut dalam menjalani kehidupan khususnya didalam kampus. Karena dari kampuslah pola piker mahasiswa akan terbentuk, apakah yang dilakukan para pemimpin di Negara ini sudah sesuai dengan yang diamanatkan oleh para pendiri bangsa selama ini. Sebab, saat ini kesucian pancasila seperti di nodai oleh “tangan kotor” orang yang tidak bertanggung jawab atas amanat yang telah rakyat berikan kepadanya.

Peranan perguruan tinggi dalam usaha pembangunan mempunyai tugas pokok menyelenggarakan pendidikan dan pegajaran di atas perguruan tingkat menengah berdasarkan kebudayaan bangsa Indonesia dengan cara ilmiah  yang meliputi: pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, yang disebut Tri Darma Perguruan Tinggi. Perlu diketahui, bahwa pendidikan tinggi sebagai institusi dalam masarakat bukanlah merupakan menara gading yang jauh dari kepentingan masyarakat, melainkan senantiasa mengembangkan dan mengabdi kepada masyarakat. Sehingga dapat dikatakan bahwa Perguruan Tinggi atau yang biasa disebut dengan kampus, tidak hanya mengajar akan tetapi mendidik. Dimana dengan didikan tersebut mahasiswa akan lebih didampingi baik secara intelektual dan emosional. Contoh umumnya adalah bagaimana cara mahasiswa bergaul dalam sehari-hari mereka dengan berpedoman pada pancasila. Perguruan tinggi sebagai suatu institusi dalam masyarakat memiliki ciri khas tersendiri disamping lapisan-lapisan masyarakat lainnya. Warga dari suatu perguruan tinggi adalah insan-insan yang memiliki wawasan luas. Oleh karena itu masyarakat akademik harus senantiasa mengembangkan budaya ilmiah yang merupakan pokok dari aktivitas perguruan tinggi. Kampus merupakan wadah kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, sekaligus merupakan tempat persemaian dan perkembangan nilai-nilai luhur. Selain itu, Kampus merupakan wadah perkembangan nilai-nilai moral, di mana seluruh warganya diharapkan menjunjung tinggi sikap yang menjiwai moralitas yang tinggi dan dijiwai oleh pancasila.

Masyarakat kampus sebagai masyarakat ilmiah harus benar-benar mengamalkan budaya akademik. Masarakat kampus wajib senantiasa bertanggung jawab secara moral atas kebenaran obyektif, bertanggung jawab terhadap masarakat bangsa dan negara, serta mengabdi pada kesejahteraan kemanusiaan. Oleh karena itu sikap masarakat kampus tidak boleh tercemar oleh kepentingan-kepentingan politik penguasa sehingga benar-benar luhur dan mulia. Dalam rangka bangsa Indonesia melaksanakan reformasi dewasa ini suatu agenda yang sangat mendesak untuk mewujudkan adalah reformasi dalam bidang hukum dan peraturan perundang- undangan. Negara indonesia adalah negara yang berdasarkan hukum, oleh karena itu dalam rangka melakukan penataan Negara untuk mewujudkan masyarakat yang demokratis maka harus menegakkan supremasi hukum. Agenda reformasi yang pokok untuk segera direalisasikan adalah untuk melakukan reformasi dalam bidang hukum. Konsekuensinya dalam mewujudkan suatu tatanan hukum yang demokratis, maka harus dilakukan pengembangan hokum yang positif.

6. Analisis Budaya Merokok di Kalangan Mahasiswa (PRO)

Budaya merokok pada kalangan mahasiswa sudah menjadi hal yang wajar, bakhan hampir semua mahasiswa yang masih kuliah telah merokok. Merokok adalah kegiatan yang dapat memberikan efek ketenangan bagi yang merokok, contohnya saja teman saya. Dengan merokok dia bisa lebih produktif dalam memciptakan sebuah karya (inspirasi). Merokok juga dapat mengurangi stress bagi si perokok tersebut. Rokok juga memiliki keuntungan , nih contohnya: membuka lapangan pekerjaan yang baru, seperti tukang asongan dan lain-lain.

DAFTAR PUSTAKA

Drs. H. KAELAN, M.S. Pendidikan Pancasila, Edisi Reformasi Tahun 2000 Paradigma Yogyakarta.

Almarsudi,Subandi.2006. pancasila dan UUD dlm Paradigma Reformasi .jakarta:Rajawali Pers.

Thaib Dahlan, 1994, Pancasila Kenegaraan, Penerbit AMP,YKPN, Yogyakarta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s